by

Ikuti Fatwa MUI, Ini Surat Edaran Walikota Batam

Batam (HK) – Menindaklanjuti fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19 dan surat Ketua MUI Kota Batam 340/REK-MUI/BTM/III/2020 tanggal 24 Maret 2020 perihal Rekomendasi.

Walikota Batam mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat Kota Batam, diantaranya adalah agar tidak menyelenggarakan shalat jumat sampai keadaan menjadi normal.

Surat edaran itu langsung ditanda tangani oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi, Selasa (24/3/2020) yang ditujukan kepada Kakan Kemenag Kota Batam, Camat Se-kota Batam dan pengurus Masjid atau Musholla Se-Kota Batam.

Adapun rincian imbauannya itu adalah. Pertama, setiap orang wajib untuk melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang dapat menyebabkan terpapar COVID-19.

Kedua, tidak menyelenggarakan shalat jumat sampai keadaan menjadi normal dan tidak melaksanakan aktifitas dengan melibatkan orang banyak yang diyakini dapat menjadi penyebaran COVID-19. Seperti pengajian umum, majlis taklim dan lain-lainnya.

Ketiga, sebaiknya melaksanakan shalat berjamaah di rumah masing-masing. Keempat, muadzim agar tetap mengumandangkan azan seperti biasa.
Kelima, mengulung, membersihkan dan menyimpan karpet atau alas sholat yang biasa digunakan, serta diimbau kepada jamaah untuk membawa sajadah atau mukena masing-masing.
Keenam, lantai masjid atau mushala agar dibersihkan atau dipel setiap pagi dengan menggunakan cairan desinfektan.
Ketujuh, membuka pintu dan jendela masjid atau musholla selebar-lebarnya, menghidupman kipas angin dan mematikan alat pendingin udara (AC).
Delapan, menyediakan cairan pencuci tangan pada pintu masuk dan toilet Masjid atau Mushala. Sembilan, tidak bersalaman dan bersentuhan langsung antara satu jamaah dengan jamaah yang lainnya. (dam)

News Feed