by

Ini Surat Edaran Plt Gubernur Kepri untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19

BATAM (HK)- Selain mengalokasikan anggaran, Plt Gubernur Kepri H Isdianto menekankan pentingnya peran seluruh masyarakat mematuhi imbauan pemerintah dan lembaga keagamaan dalam upaya mencegah penyebaran virus ini. Terutama social distancing atau physical distancing.

Isdianto pun sudah mengeluarkan edaran tentang peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap resiko penularan covid19 di Kepri. Edaran bernomor 440/500/B.EKO-SET/2020 itu sebagai upaya aktif untuk mengantisipasi penyebaran dan perkembangan Virus Corona. Edaran bersama ini disampaikan kepada seluruh Pimpinan BUMN, Pimpinan BUMD, Pimpinan Perusahaan Swasta dan Pengelola/Penanggungjawab Tempat Usaha yang berada di wilayah Kepulauan Riau.

“Kita ingin semuanya melaksanakan kegiatan deteksi, pencegahan, respon dan antisipasi penularan infeksi virus corona di lingkungan perusahaan masing-masing,” kata Isdianto, Kamis (26/3).

Dalam edaran itu, semua komponen di Kepri untuk melaksanakan sosialisasi resiko penularan infeksi virus corona beserta upaya pencegahannya dan pengendalian di lingkungan perusahaan masing-masing. Tentu sosialisasi itu sesuai protokol kesehatan penanggulangan Covid-19.

Seperti dengan menyediakan  sarana berupa air mengalir dan sabun antiseptik/hand sanitizer di lingkungan kerja. Juga melaksanakan deteksi suhu badan dengan menggunakan Thermal Gun di lingkungan kerja.

Selain itu, semua diminta untuk menjaga area perusahaan dan lingkungan kerja agar tetap bersih dan higienis, dengan menyemprotkan disinfektan sesuai kebutuhan.

Isdianto juga minta semua badan usaha untuk mengatur sistem kerja yang efektif bagi karyawan dan menerapkan prinsip social distancing dalam beraktivitas.

Isdianto juga menekankan kepada pengelola tempat hiburan seperti tempat karaoke, klub malam/diskotik, griya pijat/massage/spa, arena permainan ketangkasan dan tempat hiburan lainnya agar melakukan pengaturan jam operasional berupa penutupan sementara. Jadwal penutupan sementara dapat mempedomani kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Bupati/Walikota masing-masing.

“Untuk tempat usaha lainnya seperti pusat perbelanjaan/swalayan/pertokoan, rumah makan/restoran, pusat kuliner serta kedai kopi agar memperhatikan hal-hal antara lain: mengatur jarak tempat duduk pelanggan dan jarak antrian di kasir, membatasi jumlah pelanggan serta mewajibkan pelayan dan karyawan menggunakan masker,” kata adik kandung Almarhum H Muhammad Sani ini.

Badan usaha juga diminta Isdianto untuk melakukan koordinasi dan melaporkan kepada Posko Kesehatan setempat, apabila ditemukan gejala terjadinya infeksi Virus Corona di lingkungan kerja.

“Perhatikan dan taati Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19,” pesan Isdianto. (and)

News Feed