by

Tim Gabungan Bubarkan Pengunjung Warung di Sagulung dan Batuaji

Sagulung (HK) – Menindaklanjuti maklumat Kapolri terkait larangan berkumpul, sekaligus gerakan antisipasi penyebaran virus Corona, Tim gabungan melakukan penertiban di sejumlah titik di Sagulung dan Batuaji, Rabu (25/3/2020) malam.

Tim gabungan dari Pemerintah Kota Batam, Polresta Barelang, Polda Kepri, Kodim 0316 Batam dan Satpol PP pun langsung menyuruh bubar warga atau peminum tuak yang di pinggiran jalan.

Tindakan penertiban ini dilakukan adalah implementasi instruksi Walikota Batam untuk menutup sementara tempat-tempat usaha yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya warga.

“Ini bentuk upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di kota Batam,” kata salah satu petugas yang turun ke warung tuak di pinggiran jalan Taman Anugerah, Sagulung.

Diketahui, sebelumnya sudah menyurati beberapa tempat usaha yang ada di Batuaji dan Sagulung seperti tempat hiburan malam, warung tuak atau cafe, dan yang lainnya agar dapat menutup usaha mereka sementara selama 14 hari ke depan.

“Malam ini kita akan melakukan pengecekan ke tempat hiburan dan warung tuak yang masih buka dan sudah ada juga yang tutup,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe menghimbau agar ke depan tidak ada kerumunan warga guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

Karena hal ini salah satu cara memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan tidak ada konsentrasi massa seperti di warung tuak, cafe, dan tempat lokalisasi sintai, Tanjung Uncang, Batuaji.

“Jadi saya minta dalam 14 hari ini jangan ada yang kumpul-kumpul. Pembubaran kerumunan itu merupakan himbauan kami terkait antisipasi penyebaran virus Corona di Batam ini,” katanya. (ded)

News Feed